20/03/2017

Investasi-Nya

 

Janganlah datang dekat-dekat. - Keluaran 3:5

 

Kenapa Allah yang merindukan hubungan yang dekat dengan mereka yang diciptakan dalam gambar dan rupa-Nya memberitahu salah satu hamba-Nya untuk tidak mendekat? Apakah karena dalam pertemuan awal antara Allah dan Musa di semak yang terbakar itu, kedekatan mereka akan berbahaya? Apakah karena manusia dan Allah tidak bisa bersatu? Mungkin, tapi itu tidak menjelaskan kenapa Allah yang sama mengundang Musa untuk datang ke puncak gunung Sinai untuk mengalami Hadirat-Nya–tapi memperingatkan orang Israel lain tidak mendekat agar mereka jangan mati. Tidak ada yang terjadi antara semak terbakar dan gunung Sinai yang bisa membuat dosa Musa disucikan. Waktu itu belum ada aturan tentang korban pengganti, dan Musa tidak pernah menyatakan pertobatannya, dan Allah juga tidak menyatakan pengampunan-Nya.

 

Pertama, Musa tidak bisa mendekat, tapi kemudian ia bisa mendekati Allah. Kenapa? Mungkin, sama seperti Abraham, Musa telah menunjukkan iman kepada Allah yang bisa diperhitungkan sebagai kebenaran. Pada waktu kejadian semak yang terbakar, ia hidup dalam pembuangan dan tidak kenal dengan jalan Allah. Pada waktu sampai di Sinai, ia sudah menaati perintah Allah untuk berdiri di hadapan Firaun, mendatangkan sepuluh tulah, mendengarkan keluhan umat-Nya, dan membelah Laut Merah. Ia telah mengembangkan suatu jenis hubungan yang memungkinkan ia masuk awan kemuliaan di atas gunung Sinai sementara orang lain tidak bisa. Ia diizinkan datang kepada Allah karena ia telah bertumbuh mendekat kepada Allah.

 

Kita pun diberi kesempatan yang sama. Kita diizinkan mengalami lebih banyak Hadirat Allah jika kita memilih untuk bertumbuh mendekat kepada-Nya. Semakin kita mengikut Dia dalam iman, semakin kita diundang untuk mengalami hubung-an yang dalam dengan Dia. Semua hubungan akan bertumbuh lebih dalam bila kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya mau saling berinvestasi. Ketika kita berinvestasi dalam hubungan kita dengan Dia sebagai respons dari investasi-Nya dalam kita, Dia memberi kita hak istimewa untuk mengenal Dia lebih dalam lagi.

 


 

Tuhan, ketika aku ada di tempat kudus, aku mau hak istimewa untuk mendekat pada-Mu. Bantu aku bertumbuh dalam hubungan kita sampai Engkau bisa mengundangku masuk dalam awan kemuliaan-Mu.