Menuju Perjumpaan Otentik Islam-­Kristen

MENUJU PERJUMPAAN OTENTIK ISLAM-KRISTEN
Menghadirkan keotentikan diri sangat penting dalam perlintasan lintas iman, khususnya Islam-Kristen, sebab dengannya setiap pemeluk agama dapat saling mencerahkan. Hal ini saya alami sendiri dalam sebuah perjumpaan dengan salah satu murid tarekat Naqshbandiyah Nazimiyah di Kartasura yang di akhir perjumpaan mengatakan:" Luar biasa. Allah lah memberikan banyak inspirasi dan pencerahan lewat perjumpaan dan percakapan kita, tidak hanya untuk Anda tetapi juga untuk saya." Perkataan tersebut menunjukkan bahwa inspirasi dan pencerahan dari Allah tidak pernah mengenal batas-batas agama. Allah memberikannya bahkan melalui perjumpaan dengan pemeluk agama lain.
Dalam semangat seperti itulah buku ini hadir. Buku Seri Studi Intensif Tentang Islam (SITI) bisa dikatakan sangat terlambat hadir mengingat kegiatan Studi Intensif Tentang Islam (SITI) sudah memasuki angkatan ke-14 pada tahun 2016 ini. Mengikuti kata-kata bijak:"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali", maka kami bertekad menghadirkan buku ini, yang merupakan sebagian materi dari SITI tahun 2015 yang lalu, sebagai kontribusi bagi gereja, umat Kristen, dan penggerak lintas iman di Indonesia untuk secara jujur dan tulus melakukan perjumpaan dengan teman-teman pemeluk agama lain, khususnya antara saudara Muslim dan Kristen.

Membuat ulasan

Silakan masuk or registrasi untuk melakukan ulasan.

Menuju Perjumpaan Otentik Islam-­Kristen

  • Lihat: 256
  • Rp.45,000

Menandai: Pdt. Dr. Wahyu Nugroho.M.A, Pdt. Dr. Djoko Prasetyo Adi Wibowo. Th.M., Taman Pustaka Kristen, Gloria