Stranger At Home : Gegar Budaya di Kampung Halaman

"Hidup kamu pasti enak banget ya di luar negri"

"Belagu banget sih, mentang-mentang pernah kuliah di luar negri, kacang lupa kulitnya"

"Kamu pasti dari keluarga kaya ya bisa kuliah di luar " 

"Gue ga ngerti deh kenapa loe stress? Kan loe tinggal meneruskan usaha keluarga yang sudah jalan "

"Ngapain Kamu Pulang?"

Pernah mendengar pernyataan seperti di atas ketika menceritakan pengalaman hidup di luar negri dan masalah-masalah yang dihadapi ketika kembali ke tanah air? Kalau iya, anda tidak sendiri, banyak overseas Indonesians yang mengalami gegar budaya ketika kembali lagi ke tanah air yang disebut dengan istilah reverse cluture shock; susahnya beradaptasi kembali, perasaan terasing, dihakimi, tidak dimengerti, lonely dan kebingungan. 


Buku ini adalah pengalaman Nonik dan Tessa, dua putri Indonesia yang mengalami reverse culture shock sekembalinya dari Eropa, sebuah keputusan yang diambil karena kecintaan mereka atas negeri ini. Melalui pengalaman mereka yang lucu, kocak, menegangkan bahkan berbahaya, pembaca akan mengetahui bahwa kehidupan di negara maju pun tidak selalu indah seperti yang terlihat di film-film atau booklet travel. Ditulis dengan ringan, Strangers at Home diharapkan juga menjadi sarana introspeksi dan wake up call bagi negeri ini untuk bisa memfasilitasi aset-aset terbaiknya untuk berkarya dengan maksimal di Indonesia


Membuat ulasan

Silakan masuk or registrasi untuk melakukan ulasan.

Stranger At Home : Gegar Budaya di Kampung Halaman

  • Lihat: 112
  • Ketersediaan: 25
  • Rp.85,000

Menandai: Buku, Louisa Veronica Hartono, Tessa Ayuningtyas Sugito